. MIN 1 Blitar
Posted by Admin Madrasah

Profil Madrasah

Madrasah Ibtidaiyah Negeri Olak Alen merupakan Madrasah yang tertua di kabupaten blitar,sebelum menjadi Madrasah Negeri lembaga ini bernama MINU yang di dirikan oleh KH. Syamsuri Hasan,beliau juga yang memperjuangkan lembaga ini menjadi madrasah Negeri pada tahun 1968

Featured Post Slider Using JQuery
Posted by Admin Madrasah

Ruang Perpustakaan yang nyaman

Dalam inovasi pengembangan Madrasah, Perpustakaan sangatlah penting dalam mmenunjang pembelajaran, serta pengembangan pengetahuan siswa, disamping pemberian koleksi buku yang lengkap dan update pemberian keyamanan bagi pembaca sangatlah penting.

Tab View Slide
Posted by Admin Madrasah

Sekolah Adiwiyata MIN Olak Alen

Lingkungan yang bersih dan sehat tentunya menjadi dambaan institusi pendidikan kapanpun dan dimanapun. Lingkungan sekolah yang bersih dan sehat juga mencerminkan keberadaan warga sekolah yang ada mulai dari siswa , guru, staf, karyawan, unsur pimpinan sekolah bahkan sampai orang tua siswa. .

Tab View Slide
Posted by Admin Madrasah32

Polisi Sekolah (PKS)

Polisi Keamanan Sekolah (PKS)merupakan salah satu organisasi yang berperan dalam menjaga ketertiban di lingkungan Madrasah,diantaranya membantu Guru dalam penertiban siswa yang indisipliner juga berperan dalam menjaga keamanan siswa dalam menyebrang

tab view sederhana

Selasa, 05 Februari 2013

TAMAN KECIL KU NAN ASRI ...

Rasa nyaman dan betah di Madrasah adalah suatu hal yang didambakan oleh warga madrasah.  Dengan adanya rasa nyaman dan betah di Madrasah, maka proses pembelajaran pun akan semakin efektif.  di sadari ataupun tidak, ketika rasa itu ada pada semua warga madrasah, maka kita akan semakin giat dan tekun dalam proses pembejaran.  
Seorang siswa akan dengan penuh antusias datang ke Madrasah dan semakin kangen untuk berlama lama di Madrasah, begitu pula dengan stas akademik dan non akademik MIN Olak Alen yang tentunya akan semakin kerasan dan menikmati aktifitasnya di Madrasah.  
Salah satu upaya yang di lakukan MIN Olak Alen demi terwujudnya rasa nyaman dan betah warga Madrasah di lingkungannya adalah dengan mendesign taman kecil sebagai salah satu daya tarik keindahan di lingkungan Madrasah.  Meskipun sangat sederhana, namun kiranya bisa menambah keindahan Madrasah.  kami haturkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada pihak Wali murid yang telah bersedia menghibahkan tanaman hiasnya kepada MIN Olak Alen sehingga mampu menambah pemandangan MIN Olak Alen menjadi lebih indah.  juga kepada segenap waega madrasah yang telah bekerjasama dalam penataan taman Madrasah ini.  teruntuk Bapak Sumarlianto, Bapak Abdul Musholi, Bapak Mayshudi dan kawan kawan .... JEMPOL LIMA UNTUK ANDA ANDA SEMUA ...



read more

MADRASAH KU BEBAS SAMPAH ... ....

Madrasah bersih adalah dambaan setiap warga madrasah.  Baik itu oleh kepala sekolah, dewan guru, pegawai dan tentunya siswa - siswinya, lebih lebih dari kalangan wali murid.  Karena Madrsah yang bersih, asri, dan indah akan menambah kenyamanan dalam belajar dan rasa betah untuk berlama - lama di Madrasah.  
terkait dengan hal itu, maka MIN Olak Alen akhir - akhir ini sedang menggalakkan program Peduli Lingkungan yang terangkum semuanya dalam  Program Madrasah Adi Wiyata.  
Ada berbagai kajian lingkungan yang diperdalam dalam program ini.  Diantaranya adalah Kajian lingkungan terkait dengan SAMPAH, AIR, UDARA, serta KERINDANGAN DAN KEASRIAN LINGKUNGAN SEKOLAH.  
Pendek kata, kini MIN Olak Alen sedang menuju Madrasah Adi Wiyata. Yaitu sebuah madrasah yang menanamkan warga Madrasahnya akan rasa cinta kepada lingkungan hidup.  
Untuk program pertama yang akan tangani adalah, penanganan sampah di area madrasah dan area sekitar madrasah.  dalam hal ini, MIN Olak Alen bercita cita terealisasinya lingkungan Madrasah yang bersih / bebas dari sampah, baik itu sampah organik maupun sampah anorganik.  
untuk itu, berbagai upaya telah ditempuh dan diusahakan oleh MIN Olak Alen.  diantaranya adalah penyediaan tempat sampah sesuai dengan jenis sampahnya.  Yaitu pemilahan untuk jenis sampah organik, samapah anorganik, dan sampah plastik.  yang terpeting adalah penanaman pola ikir kepada seluruh warga madrasah tidak hanya kepada siswa siswi saja, namun juga kepada staf akademik dan non kaademik MIN Olak Alen akan pentinya membuang sampah pada tempatnya, yang tak lain tak bukan bertujuan demi terealisasinya lingkungan madrasah yang bersih dan asri.  
read more

Senin, 04 Februari 2013

Maskot Sekolah adiwiyata MIN Olak Alen


BAMBU




BERPRESTASI

AGAMIS


MENCINTAI LINGKUNGAN


BERAKHLAK MULIA


UNGGUL
read more

Sekolah Adiwiyata MIN Olak Alen

Mengapa MIN 1 Blitar  jadi Sekolah Adiwiyata ?
Lingkungan yang bersih dan sehat tentunya menjadi dambaan institusi pendidikan kapanpun dan dimanapun. Lingkungan  sekolah yang bersih dan sehat juga mencerminkan keberadaan warga sekolah yang ada mulai dari siswa , guru,  staf, karyawan, unsur pimpinan sekolah bahkan sampai orang tua siswa.  Sangatlah tepat , himbaun yang mengatakan bahwa tanggung jawab penciptaan lingkungan yang bersih dan sehat merupakan kewajiban dan tangggungjawab bersama. Hal ini telah benar-benar dibuktikan melalui kerjasama yang terprogram dengan baik antara pihak sekolah, pihak orang tua, serta instansi terkait.  Pembelajaran dilakukan secara activelearning dan  joyfull  learning di luar kelas. Dengan kegiatan diluar kelas,  siswa diharapkan memiliki kualitas keimanan yang meningkat, akhlaq mulia, kesadaran lingkungan yang terwujud melalui perilaku ramah lingkungan untuk meningkatkan kualitas hidup. Nilai-nilai ini diharapkan akan t erbentuk melalui pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup yang terintegrasi  ke semua mata pelajajan.  Pendidikan ini merupakan sistem pembelajaran yang menjadikan alam dan lingkungan sekitarnya sebagai media dengan tema-tema alam dan lingkungan.
Pembelajaran yang mengintegrasikan tema lingkungan merupakan suatu proses yang disengaja dan berkesinambungan dalam mengembangkan fitrah dan fungsi manusia dengan pendekatan guru sebagai Uswatun Hasanah, maka salah satu pendekatan yang digunakan memberikan pengajaran leaning by doing yang mengkondisikan siswa pada alam sekitar dan kehidupan nyata, dengan suasana menyenangkan untuk mengembangkan kecerdasan Intelektual (IQ), Kecerdasan Emosional (EQ) dan Kecerdasan Spiritual (SQ)  untuk mempersiapkan anak menjadi kholifatul fil ardh.
Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH)
         Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) merupakan upaya untuk mengubah perilaku dan sikap yang dilakukan oleh berbagai pihak atau elemen masyarakat  yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat tentang nilai-nilai lingkungan dan isu permasalahan lingkungan. Semua itu pada akhirnya dapat menggerakkan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian dan keselamatan lingkungan generasi sekarang dan yang akan datang.
Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) secara khusus memiliki 5 tujuan.  Pertama, Kesadaran. Ini untuk membantu peserta didik memperoleh sebuah kesadaran dan kepekaan terhadap  lingkungan dan berbagai permasalahannya, membangun kemampuan untuk merasakan dan membedakan diantara stimulus, mengulah, menyaring dan memperluas pandangan-pandangan dan menggunakan dalam berbagai   konteks. Kedua, Pengetahuan. Dimaksudkan membantu peserta didik untuk memperoleh sebuah pengertian mendasar tentang bagaimana fungsi lingkungan , bagaimana orang berinteraksi dengan lingkungan, dan  bagimana timbulnya isu-isu dan masalah berkaitan dengan lingkungan dan bagaimana cara penyelesainnya. Ketiga.  Sikap.  Ini untuk membantu peserta didik memperoleh seperangkat  nilai dan perasaan-perasaan kepedulaian, motivasi dan komitmen terhadap lingkungan. Keempat, Keterampilan. Membantu peserta didik memperoleh keterampilan yang diperlukan untuk mengidentifikasi dan menyelidiki permasalahan lingkungan dan berkontribusi untuk pemecahan masalah tersebut. Kelima, Partisipasi.  Dimaksudkan  untuk membantu peserta didik memperoleh pengalaman dalam menggunakan pengetahuan yang mereka peroleh dan keterrampilan dalam pengambilan keputusan, tindakan-tindakan positif yang mengarah pada pemecahan isu-isu dan permasalah lingkungan.
Pendidikan Lingkungan Hidup PLH) dan peranannya dalam membentuk manusia yang memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan adalah suatu keniscayaan, Dalam pengertian  Pendidikan Lingkungan Hidup PLH)  terdapat unsur pendidikan. Sementara  pendidikan memiliki pengertian suatu proses yang dapat mengubah perilaku seseorang untuk lebih bersikap dan memiliki tata laku dan berakhlak dan cerdas melalui upaya pengajaran dan latihan. Dalam konteks ini, memiliki sikap dan tata laku yang berakhlak dan cerdas dalam memanfaatkan dan mengelola lingkungan.
Bagaimana membentuk pribadi yang sadar dan peduli lingkungan bagi Peserta Didik di Sekolah Adiwiyata  ?
Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) yang terintegrasi ke semua mata pelajaran di MIN Olak Alen sebagai sekolah adiwiyata dapat dikategorikan sebagai pendidikan karakter karena memiliki sasaran untuk membentuk individu yang memiliki pengetahuan, pemahaman. sikap, nilai, keterampilan dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Pendidikan karakter membutuhkan intervensi dan habituasi agar efektif menghasilkan peserta didik yang tak hanya cerdas , tetapi berperilaku santun terhadap lingkungan dengan cara mengimplementasikan rasa cinta dan peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya tidak membuang sampah sembarangan, menanam pohon, hemat energy dan air dsb. Sedangkan habituasi atau pembiasaan perlu dilakukan secara berkesinambungan dan konsisten.
Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) merupakan merupakan salah satu cara untuk mencetak manusia pada umumnya dan generasi muda khususnya untuk lebih peduli dan mencintai alam. Dengan penanaman  nilai-nilai cinta lingkungan/pola hidup untuk bersih dan sehat  sejak dini diharapkan nantinya sudah merupakan kebiasaan-kebiasaan yang tidak asing lagi untuk dillakukan baik dilingkungan sekolah, di rumah maupun di masyarakat.   
read more
 

Aplikasi

Bank Soal

MIN 1 Blitar